Apa Perbedaan Menabung dan Investasi? Yuk, Kenali Kelemahan Keduanya

Apa Perbedaan Menabung dan Investasi? Yuk, Kenali Kelemahan Keduanya

Apa Perbedaan Menabung dan Investasi? Yuk, Kenali Kelemahan Keduanya

Apa Perbedaan Menabung dan Investasi? Yuk, Kenali Kelemahan Keduanya – Menabung dan berinvestasi merupakan kegiatan yang melakukan seseorang untuk menyimpan dana. Meski begitu, banyak orang yang belum mengerti dengan jelas bahwa menabung dan berinvestasi merupakan kegiatan yang berbeda. Apa kamu salah satunya?

1. Kemudahan dalam mengakses

Mengutip Finansialku, perbedaan mendassar yang pertama adalah kemudahan untuk mengakses dana tersebut. Saat menabung, kamu dapat mengakses tabungan kamu kapan pun dan yang mana pun.

Misalnya ketika kamu membutuhkan dana darurat, kamu dapat mengambil uang melalui ATM. Meski begitu, tentu ada batasan jumlah yang dapat terambil atau  cairkan sesuai dengan prosedur yang berlaku pada masing-masing bank.

Sementara saat kamu menginvestasikan sejumlah uang, kamu tidak dapat mengakses hasil investasi kamu sewaktu-waktu karena ada ketentuan periode pengambilan hasil investasi.

2. Risiko dan bunga

Berbicara mengenai risiko, menabung bisa katakan memiliki risiko yang sangat kecil karena sistem keamanan yang sudah cukup canggih dan tentu saja terpercaya. Apabila bank yang mana kita menabung mengalami pencurian, kamu tidak perlu khawatir karena pihak bank pasti akan bertanggung jawab akan uang tabungan kita.

Terlansirkan dari http://162.241.119.31/ .Yang samping itu, kamu hanya membayar biaya administrasi bulanan sesuai produk tabungan yang ambil. Besaran biaya administrasi tiap bank pun berbeda. Setiap nasabah dari bank tertentu juga pasti akan menikmati interest atau bunga tabungan tahunan yang tambahkan pada rekening mereka masing-masing. Namun, kekurangannya jumlah bunga memberikan tentu saja tidak terlalu besar..

Dengan investasi, keuntungan yang tertawarkan jauh lebih besar daripada bunga tabungan. Modal yang tanamkan dalam investasi tertentu akan terus bertambah nilainya dari waktu ke waktu sehingga kantong kekayaan kamu akan semakin bertambah.

Dalam dunia investasi, risiko dan imbalan memang berbanding lurus. Semakin tinggi imbalan hasil yang memperoleh maka semakin besar juga risiko yang akan tertanggung (high risk-high return). Bahkan ada kemungkinan juga dana investasi yang setorkan akan hilang total karena kekalahan dengan investor lain, misalnya dalam investasi saham.

3. Bentuk atau produk

Produk tabungan pada umumnya berupa uang yang tersimpan pada bank sebagai tabungan atau deposito. Sedangkan dalam investasi terdapat beberapa bentuk.

Pada umumnya, ada dua bentuk yaitu investasi melalui aset riil yang dapat kita lihat bentuk fisiknya seperti emas (logam mulia), rumah dan tanah (properti). Lalu, ada juga investasi dalam bentuk keuangan yang melakukan melalui berbagai produk pasar modal seperti reksa dana, saham, dan obligasi.

4. Kelemahan masing-masing

Kelemahan menabung adalah keuntungan dari bunga yang dapat terbilang kecil. Hal ini menyebabkan  uang yang kita simpan pada dalam tabungan tidak bertumbuh nilainya. Kita hanya dapat sebatas bunga tahunan yang bahkan besarannya mungkin hanya dapat membayar biaya administrasi bulanan, belum lagi tergerus oleh kenaikan inflasi tahunan. Maka, nilai dari uang kita sebetulnya semakin menurun.

Sementara itu, kelemahan investasi ialah risiko sebanding dengan keuntungan. Oleh sebab itu, perlu skill berinvestasi yang matang mengingat risiko dari kerugiannya yang besar. Untuk jenis investasi saham, ada risiko yang tertanggung apabila perusahaan yang tempat kita menginvestasikan modal kita mengalami kebangkrutan. Perlu pengetahuan khusus juga dalam mengelola manajamen risiko dalam bermain saham.

Investasi dalam bentuk properti tentu saja memerlukan modal yang besar. Saat ingin mencairkan, bukan perkara yang mudah dan cepat juga dalam menjual aset berupa tanah dan properti mengingat properti bukanlah jenis aset yang likuid yang dapat jual sewaktu-waktu.

Comments are closed.