Cara Melafalkan Kosakata Bahasa Jerman

Cara Melafalkan Kosakata Bahasa Jerman

Cara Melafalkan Kosakata Bahasa Jerman

Cara Melafalkan Kosakata Bahasa Jerman, – Kemampuan berbahasa biasanya secara sederhana dibagi menjadi dua, yakni lisan dan tulisan. Tulisan biasanya diidentikkan dengan memahami bahasa dari segi tata bahasanya. Sedangkan lisan identik dengan memahami bahasa dari segi pelafalannya (berbicara).

Melansirkan dari laman IDN Poker 88 Asia, Kedua aspek berbahasa ini pun dapat ditemukan pada bahasa Jerman. Banyak orang yang merasa kesulitan untuk melafalkan kosakata dalam bahasa Jerman meski tata bahasanya sudah cukup baik. Apakah kamu salah satunya? Jika iya, berikut ini tips untuk melafalkan kosakata bahasa Jerman dengan fasih.

1. Ciptakan dunia Jerman mini versimu

Yang pertama adalah kamu harus mengatur lingkungan ala Kampung Jerman versimu. Jadi, kamu tidak perlu terbang langsung ke negara Jerman untuk bisa benar-benar merasakan suasana belajar bahasa Jerman.

Kamu bisa menciptakan suasana rasa Jerman di rumah dan sekitarmu dengan mengatur gadget-mu menjadi multi bahasa dengan bahasa Jerman sebagai salah satu pilihannya. Dengan begitu, kamu akan sedikit banyak terbiasa dengan bahasa Jerman.

2. Dengarkanlah pelafalan yang tepat

Untuk bisa melafalkan kata-kata dalam bahasa Jerman dengan tepat, kamu tentu butuh panduan. Ada banyak cara untuk mengetahui pelafalan yang tepat. Kamu bisa bertanya pada guru bahasa Jerman, bertanya pada native, mendengarkan audio berbahasa Jerman, hingga memanfaatkan fitur audio pada Google Translate.

Ulangi cara pelafalan yang benat tersebut berulang kali hingga kamu memahaminya dengan baik. Coba lafalkan sendiri dan bandingkan apakah sudah tepat atau belum. Jika sudah benar, ulangi hingga kamu terdengar fasih mengucapkannya. Meski sederhana, cara ini sangat efektif untuk mengenalkanmu pada cara pelafalan bahasa Jerman yang tepat.

3. Kukuhkan diri untuk terbiasa mendengarkan bahasa Jerman

Tidak seperti bahasa Rusia atau Mandarin, bahasa Jerman memang menggunakan alfabet (dengan beberapa tambahan abjad khas). Meski begitu, tidak seluruh huruf dalam bahasa Jerman sama pelafalannya dengan bahasa Inggris. Huruf ‘z’ misalnya.

Dalam bahasa Indonesia, ‘z’ dibaca [zet], tetapi dalam bahasa Jerman huruf ‘z’ dibaca [tset]. Nah, agar kamu tidak salah melafalkannya, biasakanlah mendengarkan audio berbahasa Jerman.

Kamu tidak harus mendengarkan audio yang memang khusus untuk belajar. Mendengarkan lagu atau menonton film justru lebih baik. Ini karena pelafalan yang digunakan dalam lagu dan film kebanyakan merupakan bahasa sehari-hari. Jadi, terbiasa mendengarkannya akan membuat pelafalan kosakata bahasa Jermanmu terdengar alami.

4. Jangan lupa berlatih dengan tongue twister

Pernah dengar tentang tongue twister? Tongue twister adalah frasa atau susunan kata-kata yang memiliki kemiripan dalam bunyi sehingga sulit diucapkan secara cepat dengan benar. Kemiripan bunyi dalam pembelit lidah di antaranya disebabkan adanya aliterasi, asonansi, dan konsonansi.

Setiap bahasa pasti memiliki tongue twister. Misalnya dalam bahasa Indonesia ada “Kamu kok kaku-kaku kek kakakku”. Kalimat tersebut memang tidak bermakna, namun bisa membantumu mendapatkan pelafalan kosakata yang tepat.

Untuk bahasa Jerman sendiri kamu bisa menggunakan tongue twister berikut, “Am Zehnten Zehnten um zehn Uhr zehn zogen zehn zahme Zeiegen zehn Zentner Zucker zum Zoo,”. Meski sekilas terlihat mirip, namun kata-kata tersebut memiliki pelafalan yang berbeda-beda. Jadi, dengan berlatih tongue twister semacam ini akan membuat pelafalanmu menjadi lebih jelas.

5. Jangan terlalu fokus pada tata bahasa

Perlu kamu ketahui bahwa agar sebuah ucapan dapat dimengerti orang lain, maka dibutuhkan tata bahasa yang tepat. Namun, sayangnya banyak orang yang belajar bahasa Jerman menyalahartikan hal in. Akibatnya, mereka selalu merasa ragu saat harus berbicara bahasa Jerman. Mereka takut jika ucapan yang akan diungkapkan tidak sesuai dengan tata bahasa dan sulit untuk dimengerti.

Jika kamu pun demikian, maka bisa dipastikan kemampuan bicaramu dalam bahasa Jerman tidak akan meningkat. Kamu akan selalu merasa takut untuk berbicara. Ada baiknya kamu tidak terlalu fokus dengan tata bahasa saat akan belajar percakapan dalam bahasa Jerman. Kamu bisa mengoreksi tata bahasamu setelah berhasil mengucapkan satu kalimat utuh. Kemudian ulangi dengan tata bahasa yang benar, maka tidak lama lagi kamu akan terdengar seperti native.

Melafalkan kosakata dalam bahasa Jerman mungkin akan terasa susah bagimu. Hal tersebut wajar karena memang bunyi dari beberapa abjad bahasa Jerman berbeda dengan bahasa Indonesia. Selain menerapkan kelima tips di atas, kamu juga bisa mengikuti kursus bahasa Jerman lewat aplikasi daring.

Comments are closed.