Kapal Kargo Iran Kandas Perairan Batam

Kapal Kargo Iran Kandas Perairan Batam

Kapal Kargo Iran Kandas di Perairan Batam Sejak Mei 2020

Kapal Kargo Iran Kandas di Perairan Batam Sejak Mei 2020 – Kapal kargo, Shahraz kandas di Perairan Batu Berhenti, Pulau Sambu, Batam, Kepulauan Riau, sejak awal Mei 2020. Kapal berbendara Iran itu dilaporkan kandas karena diduga menabrak karang di sekitar perairan tersebut.

Kapal kargo tersebut memiliki tinggi sekitar 15 meter dan panjang 50 meter. Kapal itu mengangkut ratusan kontainer. Namun, belum diketahui isi ratusan kontainer yang dibawa kapal itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal kargo itu sudah mengalami keretakan. Kemudian terdapat 25 kru di kapal kargo tersebut.

Penjaga pantai Amerika Serikat berhasil menyelamatkan tiga awak kapal kargo raksasa, MV Golden Ray, milik perusahaan Hyundai Glovis yang terguling di lepas pantai Negara Bagian Georgia. Mereka saat ini masih berusaha menyelamatkan satu orang awak lagi yang masih terjebak di dalam kapal.

Seperti dilansir AFP, Selasa, tim penyelamat AS memutuskan membuat lubang pada bagian lambung kapal untuk menyelamatkan tiga anak buah kapal. Sedangkan satu orang awak terjebak di ruang kendali mesin.

Kasubdit Gakkum Polairud Polda Kepulauan Riau, AKBP Wiwid Wibisono mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan KSOP Tanjungbalai Karimun terkait kandasnya kapal kargo Sharaz.

“Kami masih berusaha mencari cara yang aman untuk mengeluarkannya,” kata Komandan Penjaga Pantai AS, Kapten John Reed. Berdasarkan informasi kapal kargo itu juga dikabarkan hendak menuju Singapuran, namun ditolak.

Kapal kargo itu sudah mengalami keretakan

Kapal itu terguling di perairan St. Simons Sound, di lepas pantai Brunswick, Georgia. Sampai saat ini sudah 23 awak yang berhasil diselamatkan.

Tim penyelamat memutuskan menyudahi proses penyelamatan pada malam hari karena muncul api. Namun, mereka mengetahui posisi para awak yang masih terjebak dengan memukul lambung kapal.

“Hasil koordinasi dengan KSOP Balai, tidak ada pelanggaran SOP di sana. Murni kecelakaan. Kapal kandas di atas batu dan sudah kami lihat, tidak ada pencemaran di sana. Semua melalui KSOP, kita hanya bantu koordinasikan,” kata Wiwid.

Mereka merupakan warga negara asing (WNA). Namun, dari informasi yang didapat, 25 kru ini menolak untuk dievakuasi dari atas kapal.

Para awak itu terjebak sekitar 35 jam. Namun, mereka dilaporkan dalam keadaan selamat, dan dibawa ke rumah sakit menggunakan helikopter MH-65.

Kapal itu dilaporkan mengangkut 7000 kendaraan untuk diekspor ke Timur Tengah. Menurut data Vessel Finder, kapal itu sempat berlayar ke Pelabuhan Brunswick dan Baltimore. Kapal itu baru berumur dua tahun dan berlayar di bawah bendera Kepulauan Marshall, dan memiliki bobot 71 ribu ton.

Saat ini terpantau sejumlah petugas tengah memasang pelampung di sisi lambung kapal tersebut. Selain itu, petugas terlihat sedang menurunkan kontainer dari atas kapal kargo itu ke kapal evakuasi.

Pantauan Daftar Poker IDNPlay pada lokasi, Jumat kapal kargo itu masih berada di perairan tersebut. Terlihat sejumlah pihak tengah melakukan evakuasi muatan kapal naas itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *