Rizal Ramli Sebut Pemerintah Ngibul soal Kondisi Ekonomi Indonesia

Rizal Ramli Sebut Pemerintah Ngibul soal Kondisi Ekonomi Indonesia

Rizal Ramli Sebut Pemerintah Ngibul soal Kondisi Ekonomi Indonesia

Rizal Ramli Sebut Pemerintah Ngibul soal Kondisi Ekonomi Indonesia – Ekonom senior Rizal Ramli menilai pemerintah berbohong soal kondisi ekonomi Indonesia pada periode pandemik COVID-19. Menurut ia, pemerintah kerap mengklaim bahwa kondisi ekonomi domestik baik-baik saja.

“Menarik kalau kita lihat pernyataan resmi pemerintah seolah-olah Indonesia ekonominya bagus-bagus aja segala macam, kebanyakan ngibul-nya bandingkanĀ  fakta yang sesungguhnya terjadi,” kata Rizal dalam wawancara

1. Pertumbuhan ekonomi Indonesia memprediksi bakal negatif sepanjang 2020

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami minus sepanjang 2020. Pada kuartal III nanti, pertumbuhannya memproyeksi bakal negatif. Tren itu juga akan berlanjut hingga akhir tahun.

“Pokoknya sepanjang tahun (2020) ini akan sekitar minus 4 (persen) ya kan, sekitar itulah,” ucap ia.

2. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus melambat

Melansirkan dari https://protectoracaceres.org/ Pria yang menjuluki si Rajawali Ngepret ini menyebut perlambatan ekonomi Indonesia sudah terasa sejak tahun lalu. Indikatornya terlihat dari curret account deficit (CAD) atau defisit transaksi berjalan yang terus membesar.

Sebagai informasi, CAD Indonesia sepanjang 2019 menyempit jadi US$30,4 miliar atau setara dengan 2,72 persen dari total produk domestik bruto (PDB) dibandingkan dengan capaian 2018 sebesar US$30,6 miliar atau 2,94 persen dari PDB.

“Inget gak 1,5 tahun lalu saya sudah katakan, ekonomi Indonesia sudah melambat. Lihat indikatornya, current account deficit negatif, makin lama makin besar, trade balance negatif, primary balance di budget yaitu negatif. Artinya buat bayar bunga (utang) aja minjem. Peredaran uang rendah sekali. Peningkatan kredit hanya 6 persen, biasanya 15 persen,” jelas ia.

3. Rizal Ramli enggan bahas angka-angka pemerintah terkait ekonomi Indonesia

Rizal menegaskanĀ  enggan membahas angka-angka yang menyampaikan pemerintah ke publik terkait ekonomi Indonesia. Menurut ia, proyeksi tersebut tidak kredibel.

“Tinggal Google, dapat melihatt saya tuh bantah terus menerus oleh pejabat-pejabat pemerintah. Mohon maaf yang bener ternyata kita, mereka yang hoaks. Jadi saya gak mau bahas angkanya pemerintah. Not credible sejak 1,5 tahun yang lalu tidak kredibel hari ini dan tidak kredibel dalam waktu yang akan datang. Capek kita kalau bahas argumen analisa dan angka pemerintah, buang waktu,” tegas ia.

Comments are closed.